Jumat, 22 November 2019

BENTOEL GROUP



PT Bentoel Internasional Investama Tbk atau Bentoel Group adalah perusahaan rokok terbesar kedua di Indonesia. Perusahaan ini berpusat di Jakarta dan Malang. Pada 17 Juni 2009, perusahaan ini diakuisisi oleh British American Tobacco, perusahaan rokok terbesar kedua di dunia dengan saham 85%. Kemudian, pada 25 Agustus 2009, BAT menaikkan kepemilikan saham Bentoel Group hingga 99%. Pada awal tahun 2010, BAT Indonesia resmi bergabung dengan Bentoel. Namun, pada 7 September 2011, BAT resmi menjual 13% saham Bentoel ke pihak UBS cabang London.
.


PROFIL PERUSAHAAN 






Jenis                : Publik
Industri           : Tembakau
Didirikan         : 1931
Kantor Pusat   : Jakarta dan Malang
Tokoh kunci    : Hendro Martowardojo (Komisaris Utama dan Komisaris Independen) Jason
                          Fitzgerald Murphy  (Direktur Utama)
Produk            : Rokok
Pemilik           : Rajawali Corpora (1987-2008) British American Tabacco Indonesia (2009
                        sekarang)
Karyawan        : 2007
Induk              : British American Tabacco Indonesia
Situs web        : www.bentoelgroup.com



SEJARAH
  
PT Bentoel Group bermula dari pabrik rokok kecil bernama “Strootjes Fabriek Ong Hok Liong”, yang didirikan oleh Ong Hok Liong. Pada tahun 1954 pabrik rokok tersebut berubah nama menjadi PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel. Pada akhir tahun 1960-an, Bentoel Group menjadi perusahaan pertama di Indonesia untuk memproduksi rokok kretek filter buatan mesin dan membungkus kotak rokoknya dengan plastik. Inovasi-inovasi ini kemudian menjadi standard pada industri tembakau nasional. 

Pada tahun 1987 perusahaan Bentoel menjadi perusahaan publik terdaftar di Bursa Efek Jakarta juga Rajawali Corpora mengambil alih pengelolaan dari perusahaan Bentoel pada perkembangan perusahaan Bentoel mengubah nama perusahaan menjadi "PT Bentoel Internasional Investama Tbk". Kemudian pada tanggal 17 Juni 2009, British American Tobacco mengakuisisi PT Bentoel Internasional Investama Tbk. PT Bentoel Internasional Investama Tbk kemudian bergabung dengan PT British American Tobacco Indonesia Tbk sejak pada tanggal 1 Januari 2010 dengan tetap mempertahankan nama Bentoel di mana PT Bentoel Internasional Investama Tbk menjadi entitas yang menerima penggabungan



STRUKTUR ORGANISASI 

DIREKSI

Direksi memiliki Tugas:
  1. Direksi wajib dengan iktikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas pengurusan perseroan dengan tetap memperhatikan keseimbangan kepentingan seluruh pihak yang berkepentingan dengan aktivitas perseroan;
  2. Mewakili perseroan, baik di luar pengadilan (perjanjian, kesepakatan, dll.) maupun di dalam pengadilan. Tidak ada pihak lain yang dapat bertindak atas nama perseroan kecuali diberikan kuasa oleh direksi yang berwenang;
  3. Direksi wajib tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, AD dan keputusan RUPS dan memastikan seluruh aktivitas perseroan telah sesuai dengan ketentuan peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku, AD, keputusan RUPS serta peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh perseroan;
  4. Direksi dalam memimpin dan mengurus perseroan semata-mata hanya untuk kepentingan dan tujuan perseroan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas perseroan;
  5. Direksi senantiasa memelihara dan mengurus kekayaan perseroan secara amanah dan transparan, jika diperlukan direksi membutuhkan persetujuan komisaris atau RUPS dalam setiap pengambilan keputusannya. Untuk itu, direksi mengembangkan sistem pengendalian internal dan sistem manajemen resiko secara terstruktural dan komprehensif;

MARKETING

Marketing memiliki Tugas:
  1. Memimpin seluruh jajaran Departemen Marketing sehingga tercipta tingkat efisiensi, efektivitas, dan produktivitas setinggi mungkin.
  2. Menciptakan, menumbuhkan, dan memelihara kerja sama yang baik dengan konsumen.
  3. Merumuskan target penjualan.
  4. Merumuskan standard harga jual dengan koordinasi bersama Direktur Operasional serta Departemen terkait.
  5. Menanggapi permasalahan terkait keluhan pelanggan jika tidak mampu ditangani oleh bawahan.


 SUPPLY CHAIN

Tanggung jawab Supply Chain :    
  1. Manajemen Keterlibatan: Memimpin perencanaan dan penganggaran keterlibatan; memobilisasi dan mengelola tim keterlibatan; menentukan struktur dan konten yang dapat dikirim; memfasilitasi penerimaan solusi yang diusulkan dari tingkat manajemen puncak di klien; pengiriman produk kerja yang tepat waktu dan berkualitas; mengelola ekonomi keterlibatan; mengelola risiko keterlibatan
    2.      Manajemen Klien: Kelola interaksi sehari-hari dengan klien eksekutif dan sponsor
    3.      Pengembangan Bisnis: Kembangkan dan pertahankan kontak dengan para pengambil keputusan utama di klien-klien utama; mengatur dan memimpin tim pengejaran; berpartisipasi dan memimpin aspek dari proses pengembangan proposal; berkontribusi pada pengembangan strategi penetapan harga proposal
    4.      Praktik Pengembangan & Keunggulan: Kembangkan solusi dan metodologi praktis; mengembangkan dokumen-dokumen dan “titik pandang”; berpartisipasi dalam acara untuk berbicara di depan umum; dipublikasikan dalam majalah industri
    5.      Pengembangan Manusia: Melakukan peran sebagai penasihat dan pembimbing; memberikan masukan dan bimbingan dalam proses kepegawaian; berpartisipasi aktif dalam kegiatan perekrutan dan retensi staf; memberikan kepemimpinan dan dukungan untuk tim pengiriman dan staf di kantor-kantor lokal

     FINANCE
    Tugas Finance :

    1.      Melakukan penyusunan keuangan perusahaan
    2.      Melakukan penginputan semuanya transaksi keuangan kedalam program
    3.      Melakukan transaksi keuangan perusahaan
    4.      Melakukan pembayaran pada supplier
    5.      Berhubungan dengan pihak internal ataupun eksternal berkaitan dengan kesibukan keuangan perusahaan

    LEGAL  

    Tugas Legal :
    1.      Mengurus RUPS dan perubahan anggaran dasar perusahaan
    2.      Menjembatani masalah legalisasi perusahaan dengan pihak ketiga
    3.      Memperpanjang HGB-HGU atas aset tanah perusahaan
    4.      Memperpanjang TDP, NPWP dan pembuatan API perusahaan
    5.      Mendaftarkan copyright (hak paten)

    CORPERATE AND REGULATORY AFFAIRS
    Tugas Corperate and Regulatory Affairs :

    1.      Mengevaluasi dokumen registrasi produk sebelum penyerahan ke BPOM dan pendaftaran dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku

    2.      Menyerahkan dokumen ke BPOM dan memantau sampai mendapatkan nomor MD
    3.      Memperbarui peraturan yang berkaitan dengan proses pendaftaran, makanan, dan label
    4.      Menjaga hubungan baik dengan staff  BPOM

     RESEARCH AND DEVELOPMENT

    Tanggung jawab research and development :

    1.      Mengembangkan produk baru dan proses produksi yang lebih baik
    2.      Melakukan riset produk dan riset pasar untuk keperluan R&D
    3.      Bertanggung jawab terhadap solusi dari keluhan dan tren keinginan konsumen
    4.      Menyiapkan dokumen pendaftaran perizinan yang diperlukan
    5.      Merekrut, mengarahkan, melatih, dan mentoring staff jika diperlukan

     HUMAN RESOURCHES

    Tugas Human Resourches :
    1.      Merekrut karyawan baru
    2.      Menjamin kesejahteraan karyawan
    3.      Memotivasi karyawan
    4.      Memastikan hubungan antara karyawan
    5.      Training

    PRODUCT MANAGER 

    Tugas dari Product Manager :

    1.      Melakukan riset produk
    2.      Mengatur strategi produk
    3.      Menangani masalah produk
    4.      Jalin komunikasi dan kerja sama

    STRATEGY AND PLANNING 
    Tugas Strategy and Planning  :


    Mengkordinir perencanaan arsitektur TI dengan membangun suatu pendekatan arsitektural
    TI untuk keseluruhan sistem perusahaan/ korporat, menyiapkan kapasitas perencanaan
    sehingga pelayanan kepada pelanggan terpelihara secara konsisten dan tidak kompromis,
    mempertimbangkan kreasi-nilai dalam membangun suatu arsitektur perusahaan aplikasi,
    dan selalu mengupdate pengetahuan tentang perkembangan TI yang mutakhir.



    PRODUK

    Sigaret Kretek Tangan


    1.      Bintang Buana Raya
    2.      Tali Jagat Raya
    3.      Sejati
    4.      Sejati Gold
    5.      Joged
    6.      Rawit
    7.      Prinsip


  2. Sigaret Kretek Mesin Full Flavor

    1.      Bintang Buana Filter
    2.      Tali Jagat Filter
    3.      Bentoel Biru
    4.      Bentoel Biru Slim
    5.      Dunhill Filter



    Sigaret Kretek Mesin Light Mild
    1.      Star Mild
    2.      neO Mild
    3.      unO Mild
    4.      One Mild
    5.      Club Mild
    6.      X Mild
    7.      Dunhill Mild
    8.      Lucky Strike Mild


    Sigaret Putih Mesin
     
    1.      Dunhill
    2.      Country
    3.      Ardath
    4.      Lucky Strike
    5.      Pall Mall




    STRATEGI PEMASARAN

  3. Promotion 
    Strategi promosi yang dilakukan PT. Bentoel Internasional Investama antara lain periklanan,
    promosi penjualan dan personal selling.
     
    Place
    Saluran distribusi yang digunakan oleh PT. Bentoel Internasional Investama adalah saluran
    distribusi tidak langsung, yaitu melalui satu atau lebih perantara. PT. Bentoel Internasional
    Investama mendistribusikan produk melalui ditributor resmi yang ditunjuk yaitu PT. Bentoel
    Distribusi Utama. Dalam personal selling PT. Bentoel Internasional Investama membagi 3 (tiga)
    Divisi yaitu divisi dropping, divisi SRO (special retail outlet) dan divisi RRO (register retail
    outlet).


     

     















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Essay Ilmiah Indikator Pemasaran Internasional

    Persaingan Produk Indonesia dengan Barang Impor Oleh : Ajeng Putri Hapsari Globalisasi atau pasar bebas (free trade) merupakan suatu...